Showing posts with label Ginjal. Show all posts
Showing posts with label Ginjal. Show all posts

Saturday, March 11, 2017

7 Makan Kesehatan Untuk Ginjal


Kebanyakan makanan alami memiliki banyak manffat gizi, namun ada di 
antara mereka yang layak dipertimbangkan secara khusus.

Meskipun tidak ada definisi ilmiah dari istilah ''makanan super,'' kebanyakan orang menganggap makanan super adalah makanan yang meiliki jumlah antioksidan, vitamin atau nutrisi lainya yang luar biasa tinggi.

Jika kita bicara kesehatan ginjal, inilah tujuan makanan super yang menurut national Kidney Foundation, sangat baik untuk meningkatkan kesehatan 
ginjal dan menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.

1. Apel
Apel merupakan sumber pektin, serat laut yang dapat menurunkan
kadar Kolesterol dan glukosa.
Jangan lupa kulitnya yang adalah sumber antioksidan, termasuk
antioksidan yang disebut quercetin, yang dapat melindungi 
sel-sel otak.

Apel segar juga merupakan sumber yang baik dari vitamin C,
salah satu vitamin dengan fungsi antioksidan yang kuat.

2. Blueberi
peringatan satu di antara buah-buahan dan sayuran dengan kekuatan
antioksidan. Blueberi rendah kalori, kaya serat dan vitamin C yang 
kesemuanya baik untuk ginjal Anda.

Para ilmuwan juga telah meneliti potensi mereka dalam mencegah
kanker, penyakit jantung dan manfaatnya untuk kesehatan otak.

3. Ikan tinggi asam lemak Omega-3
Asal lemak Omega adalah nutrisi penting yang tubuh kita tidak
dapat membuatnya sendiri sehingga kita harus mendapatkannya
melalui makanan.

Asama lemak Omega-3 memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh
termasuk mengontrol pembekuan darah dan membangun membran 
sel di otak.

Asam lemak Omega-3 telah terbukti dapat menurunkan resiko denyut
jantung yang abnormal, menurunkan kadar trigliserida dan tekaan darah.

Salmon terkenal sebagi sumber asam lemak Omega-3, begitu juga 
dengan makerel, tuna albacore, herring dan sarden.

4. Kale
Sayuran hijau tua ini kaya akan vitamin A dan C, kalsium dan banyak
mineral penting lainnya. Kale juga sumber karotenoid dan flavonoid,
yang artinya sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, ginjal dan
memiliki sifat anti-kanker, selain itu, Kale mengandung vitamin K.

Orang yang sedang meminum obat pengencer  darah, seperti warfarin,
harus berbicara dengan dokter sebelum mengkonsumsi makanan 
tinggi vitamin K seperti kali.

5. Stroberi
Stroberi kecil bentuknya tapi besar manfaatnya, Buah ini sarat vitamin,
antioksidan dan serat. Serat dan nutrisi dalam stroberi telah dikaitkan 
dengan perlindungan jantung, serta anti-kanker dan anti-inflamasi.

6. Bayam
Bayam tinggi vitamin A, C, K dan folat. Beta-karoten yang juga dapat ditemukan dalam bayam sangat penting untuk meningkatkan sistem 
kekebalan tubuh dan melindungi penglihatan Anda. Bayam juga 
merupakan sumber magnesium yang baik.

7. Ubi
Ubi, terutama ubi jalar, adalah gudangnya beta-karoten, vitamin A dan C. Ubi juga merupakan sumber vitamin B-6 dan kalium yang baik.

Satu buah ubi jalar mengandung 112 kalori dan hampir empat gram serat, menurut USDA National Nutrient Database.


Monday, February 27, 2017

LOMBOK UTARA  - Nasib malang kembali dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Kali ini menimpa Sri Rabitah TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kehilangan salah satu ginjalnya usai bekerja di Qatar.

Sri Rabitah (25) mantan TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Warga Dusun Lokok Ara, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB, ini menuturkan, ia pergi mengadu nasib ke Timur Tengah tahun 2014 silam. Sebelum berangkat, ia telah memeriksakan kesehatan dan dinyatakan sehat.

Bersama 22 orang lainnya, Sri lalu diberangkatkan menuju Qatar tahun 2014 melalui BLK-LN Falah Rima Hudaity Bersaudara.

Sampai di Qatar, ia langsung bekerja di tempat majikannya yang bernama Madam Gada. Selama bekerja di sana, Sri mengaku diperlakukan tidak manusiawi. Ia bekerja nonstop mulai pukul 05.00 pagi hingga 03.00 dini hari.

Seminggu bekerja di rumah majikannya tersebut, Sri lalu dipindahkan ke rumah orangtua Madam Gada yang saat itu tengah sakit.

Ia pun menurut saat tiba-tiba diajak majikannya untuk memeriksakan kesehatan. Di rumah sakit, Sri melakukan cek darah dan diinfus. Ia sempat protes karena saat itu Sri merasa dirinya sehat.

Oleh petugas, Sri lalu dibawa ke sebuah ruangan yang mirip ruang operasi. Di sana dia disuntik dan tidak sadarkan diri.

Lima jam tak sadar, Sri lalu siuman dan mendapati dirinya sudah berada di atas tempat tidur. Ia kaget karena banyak selang infus yang menempel di badannya.

"Saya bergerak terasa sakit, saya rasain di perut sebelah kanan. Ada rasanya seperti bekas dijahit. Saya lihat kantung jalan kencing penuh dengan darah. Terus dimasukin ruangan ada teropong besar, setelah dimasukin hilang bekas jahitannya," kata Sri saat ditemui di rumahnya, Minggu (26/2/2017).

Sehari di rumah sakit, Sri langsung dipulangkan ke kantor agen di Qatar. Semenjak itulah Sri menjadi sering sakit-sakitan. Ia kerap mengalami batuk darah, kencing darah dan keluar darah dari hidung.

Tidak sampai di situ, selama berada di agen, Sri mengaku kerap mendapatkan siksaan. Ia sering dipukul menggunakan balok karena dianggap berpura-pura sakit.

Sri akhirnya dipulangkan ke Indonesia tanpa bayaran sepeser pun. Tiga tahun berselang, sakit yang diderita Sri tak kunjung sembuh. Ia kerap merasakan sakit pada bagian perut dan tidak bisa bekerja berat.

"Sakitnya sakit sekali seperti ditusuk-tusuk pisau. Kalau duduk saya nggak tahan, kerja nggak bisa. Kalau saya kerja batuk darah, kencing darah. Udah berapa kali keluar masuk rumah sakit tetapi nggak ada reaksi," kata Sri.

Sri lalu dibawa oleh suaminya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen. Sri baru mengetahui bahwa ia kehilangan salah satu ginjalnya saat melakukan rontgen pada 21 Februari 2017. Saat itu, dokter bertanya apakah Sri pernah menjual satu ginjalnya.

"Saya berani sumpah, saya nggak pernah menjual ginjal. Saya nggak tahu kalau ginjal saya nggak ada di sini satu," terang Sri.

Dokter mengatakan bahwa Sri hanya memiliki satu ginjal. Ginjal sebelah kanan Sri tidak tampak dalam foto rontgen. Dokter juga mengatakan ada selang berisi batu yang melingkar di dalam perut Sri.

"Terus ini selang sudah sejak berapa lama ada di dalam tubuh? Saya pun nggak tahu. Selang ini ada di dalam tubuh sekitar tiga tahun kata dokter. Semua selang ini berisi batu," kata Sri menirukan.

"Isinya batu, penuh dengan batu jadi perlu dibuka selangnya. Katanya kalau tidak dibuka, batu yang sebesar ini akan menambah besarnya dari selang ini. Jadi saya disuruh kurangi makan," kata Sri melanjutkan.

Saat ini, Sri tengah menunggu jadwal operasi yang rencananya akan dilakukan 2 Maret 2017 mendatang di RSUP NTB.

Meski kehilangan satu ginjal, ia berharap dapat pulih kembali agar dapat mengurus anak perempuannya yang saat ini baru berusia empat bulan.